<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>tatang site's</title>
	<atom:link href="http://santang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://santang.wordpress.com</link>
	<description>bersegeralah dalam berbagai hal</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2008 09:42:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='santang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d263d0c4ae4fd8382b067db68056f216?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>tatang site's</title>
		<link>http://santang.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Requerment Engineering</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/12/04/requerment-engineering/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/12/04/requerment-engineering/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 09:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Enginering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Requerment Software Engineering
Definisi
Requirement menurut IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology (IEEE Std 610.12-1990)  dapat diartikan sebagai berikut.

Suatu kondisi atau kemampuan yang diperlukan oleh user untuk memecahkan masalah atau mencapai tujuan 
Suatu kondisi atau kemampuan yang harus dipenuhi atau dimiliki oleh sistem atau komponen sistem untuk memenuhi kontrak, standard, spesifikasi atau dokumen formal lain
Gambaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=87&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Requerment Software Engineering</strong></p>
<p><strong>Definisi</strong><br />
Requirement menurut IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology (IEEE Std 610.12-1990)  dapat diartikan sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Suatu kondisi atau kemampuan yang diperlukan oleh user untuk memecahkan masalah atau mencapai tujuan </li>
<li>Suatu kondisi atau kemampuan yang harus dipenuhi atau dimiliki oleh sistem atau komponen sistem untuk memenuhi kontrak, standard, spesifikasi atau dokumen formal lain</li>
<li>Gambaran yang terdokumentasi dari kondisi atau kemampuan yang disebut pada kondisi 1 dan 2 diatas</li>
</ul>
<p><span id="more-87"></span></p>
<blockquote><p>Menurut Sommerville  requirement adalah spesifikasi dari apa yang harus diimplementasikan, deskripsi bagaimana sistem harusnya berkerja atau bagian-bagian yang ada didalam sistem, bisa juga dijadikan batasan dalam proses pengembangan sistem.</p></blockquote>
<p><a href="http://santang.files.wordpress.com/2008/12/requermentenginering.png"><img src="http://santang.files.wordpress.com/2008/12/requermentenginering.png?w=420&#038;h=300" alt="requermentenginering" title="requermentenginering" width="420" height="300" class="alignleft size-full wp-image-88" /></a></p>
<p>Ada beberapa macam requirement menurut Sommerville yaitu:<br />
<em>a. User Requirement (kebutuhan pengguna)</em><br />
Pernyataan tentang layanan yang disediakan sistem dan tentang batasan-batasan perasionalnya. Pernyataan ini dapat dilengkapi dengan gambar/diagram yang dapat dimengerti dengan mudah.</p>
<p><em>b. System requirement (kebutuhan system)</em><br />
Sekumpulan layanan/kemampuan sistem dan batasan-batasannya yang ditulis secara detil. System requirement document sering disebut functional specification (spesifikasi fungsional), harus menjelaskan dengan tepat dan detil. Ini bisa berlaku sebagai kontrak antara klien dan pembangun.</p>
<p><em>c. Software design specification ( spesifikasi rancangan perangkat lunak)</em><br />
Gambaran abstrak dari rancangan software yang menjadi dasar bagi perancangan dan implementasi yang lebih detil.</p>
<p>Secara umum, requirement dibagi menjadi 2 yaitu<br />
<strong>Functional requirement</strong> : menjelaskan tentang fungsional dari sistem<br />
<strong>Non-Functional requirement </strong>: yang berperan untuk member batasan pada solusi atau biasa disebut quality requirement. </p>
<p>Requirement yang baik mempunyai karakteristik untuk tetap konsisten, dibutuhkan, tidak ambigu, dan bisa diverifikasi. Selain itu requirement juga harus lengkap, kenapa?</p>
<ul>
<li>Kesesuaian dengan keinginan pelanggan.</li>
<li>Mengestimasi serta menjaga jadwal dan biaya pengembangan </li>
<li>Menjaga arsitektur, desain, implementasi, dan tes dari pengembangan agar terhindar dari ketidak lengkapan dan kesalahan karena asusmsi yang salah.</li>
<li>Menghindari ambigu</li>
<li>Keamanan, telah terbukti banyak kegagalan terjadi karena tidak lengkapnya requirement.</li>
</ul>
<p>Donald Firesmith merekomendasikan menggunakan multi requirement model sehingga sudut pandang bisa lebih luas dan detil, model tersebut harus di identifikasi, analisis, dan didokumentasikan. Gunakan checklist untuk memeriksa apakah model telah terimplementasi dalam requirement. Buatlah model sesuai dengan kebutuhan proyek secara spesifik. Serta memastikan pengalaman dan keragaman anggota team untuk menyesuaikan dengan kekomplekan sistem yang sedang dibangun. Selain itu gunakan repository untuk menyimpan metadata requirement untuk mendapatkan requirement sesuai dengan kebutuhan proyek, dan gunakan alat yang mampu mengidentifikasikan metadata dan report yang kurang. Dengan metode requirement iterative dan incremental, secara berkelanjutan kebutuhan pelanggan dan pengguna akan selalu berkembang sehingga requirement juga akan ikut berkembang, hal ini berarti requirement yang lengkap menjadi state yang relative.</p>
<p>Kelengkapan requirement harus tetap dijaga karena banyak requirement engineering yang tidak tahu bahwa sebenarnya requirement mereka kurang lengkap sehingga bisa menimbulkan “bencana” dalam pengembangan sistem, untuk itu perlu dibuat beberapa model requirement agar sudut pandang terhadap setiap detil bisa dipantau, den mengunakan repository untuk memudahkan dokumentasi dan verifikasi kepada stakeholder, selain itu memungkinkan juga melakukan check kelengkapan requirement berdasarkan template model proyek yang telah dispesifikasikan sesuai dengan kompleksitasnya.<br />
Banyak orang sering salah dalam mendefinisikan requirement untuk sistem yang mereka bangun, kerena mereka kurang mendapat pelatihan dan pengalaman dalam membuat requirement. Bahkan di bangku kuliah yang mengajarkan mata kuliah system engineering hanya mengajarkan pengenalan untuk materi menulis requirement.</p>
<p>Aspek yang penting dari sistem engineering adalah merubah kebutuhan user menjadi jelas, ringkas, dan dapat diverifikasi. Requirement yang baik menyatakan sesuatu yang dibutuhkan, dapat diverifikasi, memungkinkan, dan Jelas.</p>
<p>Terdapat beberapa masalah yang sering ditemui dalam membuat requirement, diantaranya adalah : membuat asumsi yang buruk, menulis implementasi (HOW) daripada requirement (WHAT), menjelaskan operasional daripada kebutuhan, mengunakan istilah yang salah, mengunakan bahasa yang kurang tepat, requirement tidak lengkap, dan menspesifikasikan requirement secara berlebihan.</p>
<p>Asusmsi yang buruk terjadi karena pembuat requirement tidak mempunyai akses yang cukup terhadap informasi yang dibutuhkan. Hal ini bisa dikurangi dengan cara mendokumentasikan informasi yang kritis seperti kebutuhan, tujuan, batasan, misi dan lain-lain. Selain itu semua asumsi juga harus didokumentasikan sehingga ketika direview asumsi bisa diperbaiki jika tidak sesuai.</p>
<p>Spesifikasi requirement harus menyatakan Apa yang dibutuhkan (WHAT), bukan bagaimana hal tersebut di sediakan (WHY). Caranya dengan mentanyakan mengapa (WHY) anda membutuhkan requirement tersebut.</p>
<p>Istilah juga penting untuk diperhatikan, penulis requirement harus bisa membedakan istilah shall (bisa), will (akan) ,dan should (harus). Requirement mengunakan Shall (bisa), pernyataan fakta mengunakan will (akan), dan Tujuan mengunakan Should (harus).</p>
<p>Saat ini <em>Requirement Spesification</em> telah berpindah dari yang berkarateristik waterfall menjadi iterative, incremental, parallel, dan timebox.<br />
<strong>Iterative Requirement Engineering</strong> : cocok digunakan untuk proses pengembangan yang terdapat fase penting yang belum pasti, misalnya pada software yang dibuat untuk ditawarkan kepada pelanggan, requirement pada software ini bisa berubah 180 deraajat karena pelanggan bisa membutuhkan sesuatu yang belum dipikirkan oleh pengembang, oleh sebab itu model iterative requirement engineering cocok untuk pengembangan software diatas, untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas software perlu melakukan iterasi yang berulang-ulang.</p>
<p><strong>Incremental Requirement Engineering</strong> : Jika software yang akan dibuat terlalu besar dan komplek sehingga tidak bisa dibuat semua sekaligus, maka incremental requirement engineering sesuai untuk pengembangan software tersebut. Hal ini dikarenakan requirement elicitation, analysis,dan specification biasanya dilakukan secara incremental, dengan penambahan requirement dilakukan harian atau mingguan setelah perubahan signifikan dilakukan. Contoh yang paling mudah ditemukan adalah software seperti  **legal copy** of microsoft word atau **legal copy** of corel draw yang mempunyai banyak versi seiring dengan perubahan tahun. </p>
<p><strong>Parallel Requirement Engineering </strong>: dilaksanakan jika pengembangannya memiliki banyak aktifitas dan harus atau bisa dilakukan secara bersamaan, biasanya dalam proyek tersebut memiliki banyak sumber daya manusia dan hanya memiliki tenggat waktu yang rasional. </p>
<p><strong>Timebox Requirement Engineering</strong> : jika proyek diselesaikan dalam waktu tertentu (deadline), maka harus dilakukan dengan memberikan batasan waktu (timebox) terhadap fase.<br />
Yang perlu diperhatikan adalah keempat karateristik tersebut tidak harus dipilih salah satu dalam pengembangan requirement, namun sebaiknya digunakan semuanya, karena sejatinya keempat karakteristik tersebut tidak bersebrangan dan bisa mendukung satu sama lain untuk kelangsungan suatu proyek.</p>
<p><strong>Modern Requirement</strong><br />
Yang menjadi tulang punggung dari modern requirement adalah repository. Dengan adanya repository memungkinkan untuk mengkontrol requirement dengan lebih fleksibel. Siapa yang menulis requirement, siapa yang mensetujui dapat mudah diketahui, perubahan dan history perubahan requirementpun bisa dilakukan, status pengerjaan requirement pun bisa diset dan dilihat ketika tahap pengembangan.<br />
Selain itu dokumen requirement bisa dengan mudah digenerate dari repository dengan banyak versi untuk stakeholder yang berbeda-beda. Selain itu modern requirement juga terintegrasi dengan aktifitas dari stakeholder (misal IDE untuk menganalisa dan mendesign perangkat lunak) sehingga memudahkan dalam kerja sama tim pengembang perangkat lunak.</p>
<p>Pada akhirnya modern requirement mampu menghilangkan permasalah yang muncul di traditional requirement. Pembuatan requirement saat ini lebih cepat, lebih murah, dan mudah dikelola, selain itu requirement yang kurang lengkap dan tidak konsisten, ambigu, susah dimengerti lebih mudah diketahui dan diperbaiki karena fasilitas evaluasi modern requirement yang bisa melakukan review dan perubahan requirement di repository dengan mudah dan cepat.</p>
<p><strong>Modern Requirement tool</strong><br />
Terdapat beberapa tool yang medukung modern requirement diantaranya adalah iRise Application Simulator. Tujuan dari iRise adalah memungkinkan bisnis analis / requirement engineering untuk mengembangkan requirement sekaligus dengan membuat simulasi aplikasi sehingga ketidaksamaan persepsi requirement dapat dihindari antar stakeholder. Selain itu terdapat JIRA , yang merupakan bug, issue tracking, dan project manajement system. JIRA didesain dengan focus penyelesaian tugas dengan mudah dan fleksibel. Selain itu memungkinkan untuk menuliskan fungsional baru sehingga JIRA bisa dipergunakan sebagai requirement repository.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong><br />
Requirement adalah pernyataan yang mengidentifikasikan kebutuhan yang penting dalam sistem dan didalamnya mencakup aspek kebenaran, realistis, dibutuhkan, tidak ambigu, dan terukur. Langkah yang paling penting dalam proses requirement adalah komunikasi yang akurat antara user yang memerlukan sistem dengan pembuat sistem.</p>
<p>Mempunyai Requerment Engineering yang bagus adalah penting karena dampaknya mampu mengurangi biaya proyek, dan diterimanya sistem oleh stakeholder sehingga bisa mengarah kepada keuntungan yang tinggi. Namun juga harus diakui dibutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit untuk berinvestasi dalam pembuatan requirement yang benar-benar bagus. Untuk mendapatkan requirement yang bagus, ada banyak pekerjaan/tasks harus dilakukan, untuk itu tim Requerment Engineering tidak hanya bekerja pada awal dari proyek namun bekerja melalui tahap pengembangan sampai tahap delivery untuk memastikan requirement benar-benar sesuai.</p>
<p><em><strong>Referensi</strong></em></p>
<ol>
<li>IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology, IEEE Std 610.12-1990, Institute of Electrical and Electronics Engineers, New York, 1990</li>
<li>Sommerville, Ian. (2001), “Software Engineering” 6th. Addison Wesley.</li>
<li>[WIKI] “requirements”, http://en.wikipedia.org/wiki/Requirement</li>
<li>iRise “iRise – Product Overview “ ,http://www.irise.com/products/</li>
<li>jira “Atlassian &#8211; Beyond JIRA: Go beyond”,http://www.atlassian.com/beyond/go_beyond.jsp</li>
</ol>
Posted in Software Enginering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=87&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/12/04/requerment-engineering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santang.files.wordpress.com/2008/12/requermentenginering.png" medium="image">
			<media:title type="html">requermentenginering</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Software Quality Assurance</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/10/27/software-quality-assurance/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/10/27/software-quality-assurance/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 03:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Enginering]]></category>
		<category><![CDATA[SQA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[JAMINAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK

Jaminan kualitas perangkat lunak merupakan “aktivitas pelindung” yang diaplikasikan pada setiap proses perangkat lunak. 
Konsep Kualitas
Kualitas didefinisikan sebagai sebuah karakteristik atau atribut dari sesuatu. Jika berkaitan dengan software, berarti karakteristik atau atribut dari software. Karakteristik atau atribut harus dapat diukur, atau dibandingkan dengan standar yang sudah diketahui/ditetapkan. Pada software meliputi: kompleksitas, kohesi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=80&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>JAMINAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK<br />
</strong></p>
<p>Jaminan kualitas perangkat lunak merupakan “aktivitas pelindung” yang diaplikasikan pada setiap proses perangkat lunak. </p>
<p><strong>Konsep Kualitas</strong><br />
Kualitas didefinisikan sebagai sebuah karakteristik atau atribut dari sesuatu. Jika berkaitan dengan software, berarti karakteristik atau atribut dari software. Karakteristik atau atribut harus dapat diukur, atau dibandingkan dengan standar yang sudah diketahui/ditetapkan. Pada software meliputi: kompleksitas, kohesi, jumlah fungsi point, baris kode, dll.<span id="more-80"></span></p>
<p><strong>Kualitas software</strong> yang ada, ditinjau dari kualitas design yaitu mengacu pada karakteristik yang ditentukan oleh designer terhadap suatu item tertentu, dan kualitas konformasi yaitu tingkat dimana spesifikasi design terus diikuti selama pembuatan software. Semakin tinggi kualitas konformasi, semakin bermutu dan bermanfaat software tersebut.</p>
<p><strong>Kualitas perangkat lunak</strong> didefinisikan sebagai konformasi terhadap kebutuhan fungsional dan kinerja yang dinyatakan secara eksplisit, standar perkembangan yang didokumentasikan secara eksplisit, dan karakteristik implisit yang diharapkan bagi semua perangkat lunak yang dikembangkan secara profesional.</p>
<p><strong>Kualitas Kontrol</strong> merupakan serangkaian pemeriksaan, kajian, dan pengujian yang digunakan pada keseluruhan siklus pengembangan untuk memastikan setiap produk memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Kualitas kontrol mencakup loop umpan balik pada proses yang menciptakan produk kerja.</p>
<p><strong>Software Quality Assurance</strong> (SQA) mencakup berbagai prosedur untuk aplikasi yang efektif dari metode dan  piranti, meliputi : </p>
<ul>
<li>Teknologi rekayasa perangkat lunak</li>
<li>Kajian teknik formal yang diaplikasikan pada keseluruhan proses perangkat lunak,</li>
<li>Strategi dan teknik pengujian</li>
<li>Prosedur untuk mengontrol perubahan,</li>
<li>Prosedur untuk menjamin kesesuaian dengan standar yang ada,</li>
<li>Pengukuran dan mekanisme pelaporan.</li>
</ul>
<p><strong>Jaminan kualitas (<em>Quality Assurance</em>)</strong> terdiri atas fungsi auditing dan pelaporan manajemen. Tujuan jaminan kualitas adalah untuk memberikan data yang diperlukan oleh manajemen untuk menginformasikan masalah kualitas produk, sehingga dapat memberikan kepastian dan konfidensi bahwa kualitas produk dapat memenuhi sasaran.</p>
<p><strong>Kajian perangkat lunak</strong> merupakan salah satu aktivitas SQA yang terpenting. Kajian perangkat lunak berfungsi untuk “memurnikan” produk kerja perangkat lunak yang terjadi sebagai hasil dari analisis, desain, dan pengkodean. </p>
<p><strong>Pendekatan Formal Terhadap SQA</strong><br />
Kualitas perangat lunak merupakan tugas setiap orang &amp; kualitas dapat dicapai melalui analisis, desain, pengkodean, dan pengujian yang baik serta aplikasi standar pengembangan perangkat lunak yang<br />
diterima. Pada lebuh dari dua dekade, segmen komunitas rekayasa perangkat lunak yang kecil tetapi vokal telah memperlihatkan bahwa dibutuhkan suatu pendekatan yang lebih formal terhadap jaminan kualitas perangkat lunak. Pembuktian matematis terhadap kebenarannya dapat diaplikasikan untuk menunjukkan bahwa program menyesuaikan diri secara tepat dengan spesifikasinya.</p>
<p>Banyak kesalahan ditemukan pada waktu perangkat lunak sedang dalam proses pengembangan. Cacat yang lain ditemukan setelah perangkat lunak diluncurkan kepada pemakai akhir. Meskipun ratusan kesalahan yang berbeda diluncurkan, semuanya dapat ditelusuri dari satu (atau lebih) penyebab berikut ini : </p>
<ul>
<li>Spesifikasi yang tidak lengkap atau keliru (IES)</li>
<li>Kesalahan interpretasi komunikasi pelanggan (MMC)</li>
<li>Deviasi intersioanl dari spesifikasi (IDS)</li>
<li>Pelanggaran standar pemrograman (VPS)</li>
<li>Kesalahan dalam representasi data (EDRIMI)</li>
<li>Kesalahan dalam logika desain (EDL)</li>
<li>Interface modul yang tidak konsisten (IMI)</li>
<li>Pengujian yang tidak lengkap atau keliru (IET)</li>
<li>Dokumentasi yang tidak lengkap atau tidak akurat (IID)</li>
<li>Kesalahan dalam penerjemahan bahasa pemrograman desain (PLT)</li>
<li>Antarmuka manusia dengan komputer yang tidak konsisten atau mengandung ambiguitas (HCI)</li>
</ul>
<p><strong>Pengukuran Reliabilitas dan Availabilitas Perangkat Lunak</strong><br />
Reliabilitas perangkat lunak, tidak seperti faktor kualitas yang lain, dapat diukur, diarahan, dan diestimasi dengan menggunakan data pengembangan historis. Reliabilitas perangkat lunak didefinisikan dalam bentuk statistik sebagai “kemungkinan operasi program komputer bebas kegagalan di dalam suatu  lingkungan tertentu dan waktu tertentu”.</p>
<p>Kerja awal dalam reliabilitas perangkat lunak berusaha mengekstrapolasi matematika teori reliabitas perangkat keras. Sebagian besar model reliabilitas yang berhubungan dengan perangkat keras didasarkan pada kegagalan sehubungan dengan keusangan (wear), bukan kesalahan karena cacat desain. Dalam perangkat keras, kegagalan sehubungan dengan keusangan fisik (misalnya pengaruh suhu, korosi, kejutan) lebih banyak terjadi daripada kegagalan karena isu. Akan tetapi, yang terjadi pada perangkat lunak adalah hal yang sebaliknya. Kenyataannya, semua kegagalan perangkat lunak dapat ditelusuri ke dalam desain atau masalah implementasi; keusangan tidak tercakup.</p>
<p>Bila kita andaikan suatu sistem yang berbasis komputer, pengukuran reliabilitas secara sederhana<br />
adalah berupa mean time between failure (MTBF), dimana :<br />
<strong></p>
<blockquote><p>MTBF = MTTF + MTTR</p></blockquote>
<p></strong><br />
(Akronim MTTF adalah <em>mean time to failure</em> dan MTR berarti <em>mean time to repair</em>.)</p>
<p><strong>Availabilitas perangkat lunak</strong> adalah kemungkinan sebuah program beroperasi sesuai<br />
dengan kebutuhan pada suatu titik yang diberikan pada suatu waktu dan didefinisikan sebagai :</p>
<p><strong>Availabilitas = MTTF / (MTTF + MTTR) x 100 %</strong></p>
<p>Pengukuran reliabilitas MTBF sama sensitifnya dengan MTTF dan MTTR. Pengukuran availabilitas jauh lebih sensitif daripada MTTR, yang merupakan pengukuran tidak langsung terhadap kemampuan pemeliharaan perangkat lunak.</p>
<p><strong>Keamanan Perangkat Lunak dan Analisis Risiko</strong></p>
<p>Leveson membicarakan pengaruh perangkat lunak dalam sistem kritis keamanan ketika menulis :</p>
<blockquote><p>Sebelum perangkat lunak digunakan di dalam sistem kritis keamanan, perangkat lunak itu sering dikontrol oleh alat mekanik konvensional (tidak dapat diprogram) dan elektronik. Teknik keamanan sistem didesain untuk mengatasi kegagalan acak dalam sistem-sistem tersebut. Kesalahan perancangan oleh manusia dapat sepenuhnya dihindari atau dihilangkan sebelum perangkat lunak tersebut diluncurkan dan dioperasikan.</p></blockquote>
<p><em>Keamanan perangkat lunak dan analisis risiko</em> adalah aktivitas jaminan kualitas perangkat lunak yang berfokus pada identifikasi dan penilaian risiko potensial yang mungkin berpengaruh negatif terhadap perangkat lunak dan menyebabkan seluruh sistem menjadi gagal. Jika risiko dapat diidentifikasi pada awal proses rekayasa perangkat lunak, maka ciri-ciri desain perangkat lunak dapat ditetapkan sehingga akan mengeliminasi atau mengontrol risiko potensial.</p>
<p><strong>RENCANA SQA</strong> (<em>Software Quality Control</em>)</p>
<p>SQA plan menjadi peta jalan untuk membangun jaminan kualitas perangkat lunak. Dikembangkan oleh<br />
kelompok SQA dan tim proyek, rencana itu berfungsi sebagai template bagi aktifitas SQA yang dibangun<br />
untuk setiap proyek perangkat lunak.</p>
<ol>
<li>Tujuan Rencana</li>
<li>Referensi</li>
<li>Manajemen</li>
<ol>
<li>Organisasi</li>
<li>Tugas</li>
<li>Tanggung jawab</li>
</ol>
<li>Dokumentasi</li>
<ol>
<li>Tujuan</li>
<li>Dokuen rekayasa perangkat lunak yang diperlukan</li>
<li>Dokumen-dokumen lain</li>
</ol>
<li>Standar, Praktis dan Konversi</li>
<ol>
<li>Tujuan</li>
<li>Konvensi</li>
</ol>
<li>Tinjauan dan Audit</li>
<ol>
<li>Tujuan</li>
<li>Tinjauan</li>
</ol>
<ul>
<li>Kebutuhan perangkat lunak</li>
<li>Desain</li>
<li>Verifikasi dan validasi perangkat lunak</li>
<li>Audit fungsional</li>
<li>Audit fisik</li>
<li>Audit in-process</li>
<li>Manajemen</li>
</ul>
<li>Pengujian</li>
<li>Pelaporan Masalah dan Tindakan Koreksi</li>
<li>Peranti, Teknik, dan Metodologi</li>
<li>Kontrol Kode</li>
<li>Kontrol Media</li>
<li>Kontrol Pemasok</li>
<li>Pengumpulan, Pemeliharaan, dan Penyimpanan Catatan</li>
<li>Pelatihan</li>
<li>Manajemen Risiko</li>
</ol>
<p>Bagian <em>Manajemen</em> dari rencana tersebut menggambarkan tempat SQA pada struktur organisasi; tugas-tugas dan aktivitas SQA dan penempatannya di seluruh proses perangkat lunak;<br />
dan peran organisasional serta tanggung jawab relatif terhadap kualitas produk.<br />
Bagian <em>Dokumentasi</em> menggambarkan (dengan refernsi) masing-masing produk kerja yang dihasilkan sebagai bagian dari proses perangkat lunak.<br />
<em>Standar, Praktik dan Konversi</em> mencatat semua standar/praktik yang diterapkan selama proses perangkat lunak (misalnya, standar dokumen, stadar pengkodean, dan pedoman kajian). Semua proyek, proses, dan metrik produk yang dikumpulkan sebagai bagian dari usaha rekayasa perangkat lunak juga harus dicatat.<br />
Bagian <em>Kajian dan Audit</em> dari rencana mengidentifiaksi kajian dan audit yang akan dilakukan oleh tim rekayasa perangkat lunak, kelompok SQA, dan pelanggan. Bagian ini memberikan gambaran yang luas terhadap pendekatan bagi masing-masig kajian dan audit.<br />
Bagian <em>pengujian</em> merujuk rencana dan prosedur pengujian perangkat lunak. <em>Pelaporan Masalah dan Tindakan Korektif</em> menentukan prosedur untuk pelaporan, pelacakan, dan pembetulan kesalahan serta cacat, juga mengidentifikasi tanggung jawab organisaional untuk akyivitas-aktivitas tersebut. Bagian akhir rencana SQA adalah mengidentifikasi peranti dan metode yang mengandung aktifitas dan tugas-tugas SQA.</p>
<p>Sistem<em> jaminan kualitas</em> dapat didefinisikan sebagai strukutr, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumber-sumber daya organisasi untuk mengimplementasi manajemen kualitas. ISO 9000 menjelaskan elemen jaminan kualitas dalam bentuk yang umum yang dapat diaplikasikan pada berbagai bisnis tanpa memandang produk dan jasa yang ditawarkan.<br />
ISO 9000 menggambarkan elemen sebuah sistem jaminan kualitas secara umum. Elemen-elemen tersebut mencakup struktur, prosedur, proses, organisasi, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengimplementasi rencana kualitas, kontrol kualitas, jaminan, kualitas, dan pengembangan kualiats.</p>
<p>ISO 9001 adalah standar kualitas yang berkalu untuk rekayasa perangkat lunak. Standar tersebut berisi 20 syarat yang harus ada untuk mencapai sistem jaminan kualitas yangefektif. Karena standar ISO 9001 dapat diaplikasikan pada semua disiplin rekayasa / engineering, maka dikembangkan sekumpulan khusus pedoman ISO untuk membantu menginterpretsi standar untuk digunakan pada proses perangkat lunak.</p>
<p>Dua puluh syarat yang digambarkan oleh ISO 9001 menekankan topik-topik berikut :</p>
<ol>
<li>Tanggung jawab manajemen</li>
<li>Sistem kualitas</li>
<li>Kajian kontrak</li>
<li>Kontrol desain</li>
<li>Kontrol data dan dokumen</li>
<li>Pembelian</li>
<li>Kontrol terhadap produk yang disuplai oleh pelanggan</li>
<li>Identifikasi dan kemampuan penelusuran produk</li>
<li>Kontrol proses</li>
<li>Pemeriksaan dan pengujian</li>
<li>Kontrol pemeriksaan, pengukuran, dan perlengkapan pengujian</li>
<li>Pemeriksaan dan status pengujian</li>
<li>Kontrol ketudaksesuaian produk</li>
<li>Tindakan preventif dan korektif</li>
<li>Penanganan, penyimpanan, pengepakan, preservasi, dan penyampaian</li>
<li>Kontrol terhadap catatan kualitas</li>
<li>Audit kualitas internal</li>
<li>Pelatihan</li>
<li>Pelayanan</li>
<li>Teknik statistik</li>
</ol>
<p>SQA sangat kompleks karena kualitas perangkat lunakpun bersifat kompleks. Contohnya atribut program komputer yang diinginkan, didefinisikan sebagai “kumpulan persyaratan yang ditetapkan secara eksplisit dan implisit” sehingga program komputer tersebut dapat diterima pasar. Tetapi bila diperhatikan secara lebih umum, kualitas perangkat lunak mencakup banyak faktor produk dan proses yang berbeda serta metrik yang berhubungan.</p>
Posted in Software Enginering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=80&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/10/27/software-quality-assurance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fisika Dasar</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/fisika-dasar/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/fisika-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 07:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Besaran Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Besaran dan Satuan 
Fisika merupakan cabang ilmu yang sangat mengedepankan ekperimen. Ketika ada sebuah gejala alam maka akan dilakukan pengamatan, pengamatan yang dilakukan secara berulang dan bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan sebuah Konsep dilakukanlah Eksperimen. Dari hasil eksperimen akan diperoleh nilai berupa hasil pengukuran. Karena nilai hasil Pengukuran pada kasus yang berbeda-beda, maka nilai pengukuran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=62&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Besaran dan Satuan </strong></p>
<p>Fisika merupakan cabang ilmu yang sangat mengedepankan ekperimen. Ketika ada sebuah gejala alam maka akan dilakukan pengamatan, pengamatan yang dilakukan secara berulang dan bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan sebuah Konsep dilakukanlah Eksperimen. Dari hasil eksperimen akan diperoleh nilai berupa hasil pengukuran. Karena nilai hasil Pengukuran pada kasus yang berbeda-beda, maka nilai pengukuran harus disertai dengan sebuah Besaran.</p>
<p>Pengukuran <span id="more-62"></span>yang dilakukan dengan alat ukur dalam eksperimen akan menghasilkan Hasil Pengukuran (Kuantitas). yang disajikan dalam bentuk Harga dan Satuan. Harga dan Satuan untuk menyajikan hasil pengukuran harus memberlakukan Sistem Satuan dan Standar Ukuran yang berlaku secara Internasional, sehingga akan muncul Satuan Internasional (SI) dan nilai Satuan Matrik. </p>
<p>Besaran Fisika adalah sebuah variabel nilai yang sudah ditetapkan, dan akan berlaku secara menyeluruh.<br />
Besaran Fisika dibedakan menjadi: </p>
<ol>
<li>Besaran Konseptual</li>
<ul>
<li>Besaran Pokok : Besaran yang ditetapkan dengan suatu standard ukuran</li>
<li>Besaran Turunan : besaran yang dirumuskan dari besaran-besaran pokok</li>
</ul>
<li>Besaran Matematis</li>
<ul>
<li>Besaran Vektor : Besaran yang mempunyai nilai dan arah</li>
<li>Besaran Skalar : Besaran yang hanya mempunyai nilai</li>
</ul>
</ol>
<p> Contoh Besaran Pokok dan Satuannya menurut Satuan Internasional (SI) adalah :</p>
<ul>
<li>Panjang (L);   satuannya : meter (m)</li>
<li>Massa (m);  satuannya : kilogram (kg)</li>
<li>Waktu (t);  satuannya : second (s)</li>
<li>Arus listrik (I); satuannya : Ampere (A)</li>
<li>Suhu (T); satuannya : Kelvin (K)</li>
<li>Intensitas Cahaya (I); satuannya : Candela (cd)</li>
<li>Jumlah Zat (N); satuannya : mol (M)</li>
</ul>
<p>Contoh Besaran Turunan Satuannya menurut Satuan Internasional (SI) adalah :</p>
<ul>
<li>kecepatan (v);   satuannya : meter/second (m/s)</li>
<li>Percepatan (a);  satuannya : meter/second2 (m/s2)</li>
<li>gaya (F);  satuannya : Newton (N)</li>
</ul>
Posted in Fisika Dasar  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=62&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/fisika-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Software dan Karakteristiknya</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/software-dan-karakteristiknya/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/software-dan-karakteristiknya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 04:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Enginering]]></category>
		<category><![CDATA[software engineering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Software atau perangkat lunak penggunaannya sudah “menjalar” ke semua aspek kehidupan. Jika kita lihat diberbagai instansi atau organisasi, maka kita akan mengenal istilah Sintem Informasi,  mulai dari Akademik (SIAK) di sekolah-sekolah, sampai ke Sistem Informasi Kepolisian (SIAP). Beragam produksi Software juga menjadi pilihan atas penggunaan Software tersebut, mulai dari yang harga rendah, sedang atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=51&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Software atau perangkat lunak penggunaannya sudah “menjalar” ke semua aspek kehidupan. Jika kita lihat diberbagai instansi atau organisasi, maka kita akan mengenal istilah Sintem Informasi,  mulai dari Akademik (SIAK) di sekolah-sekolah, sampai ke Sistem Informasi Kepolisian (SIAP). Beragam produksi Software juga menjadi pilihan atas penggunaan Software tersebut, mulai dari yang harga rendah, sedang atau harga tinggi, atau mulai dari software luar negeri atau software local. </p>
<p>Merebaknya penggunaan Software di satu sisi menguntungkan Programmer dan developer Software,  karena banyaknya order dan pendapatan yang bisa diperoleh. Namun di sisi lain cukup mengkhawatirkan karena di Indonesia tidak ada institusi yang secara aktif bertugas membuat standard dalam pengukuran kualitas perangkat lunak. Jadi pengembang dan <em>software house</em> di Indonesia belum bisa mulai memperhatikan masalah kualitas perangkat lunak ini.</p>
<p>Kualitas perangkat lunak (<em>software quality</em>) <span id="more-51"></span>adalah tema kajian dan penelitian  turun temurun dalam sejarah ilmu rekayasa perangkat lunak (<em>software engineering</em>). Kajian dimulai dari apa yang akan diukur (apakah proses atau produk), apakah memang perangkat lunak bisa diukur, sudut pandang pengukur dan bagaimana menentukan parameter pengukuran kualitas perangkat lunak.<br />
Bagaimanapun juga mengukur kualitas perangkat lunak memang bukan pekerjaan mudah. Ketika seseorang memberi nilai sangat baik terhadap sebuah perangkat lunak, orang lain belum tentu mengatakan hal yang sama. Sudut pandang seseorang tersebut mungkin berorientasi ke satu sisi masalah (misalnya tentang reliabilitas dan efisiensi perangkat lunak), sedangkan orang lain yang menyatakan bahwa perangkat lunak itu buruk menggunakan sudut pandang yang lain lagi (<em>usabilitas</em> dan aspek desain).</p>
<p>Pertanyaan pertama yang muncul ketika membahas pengukuran kualitas perangkat lunak, adalah apa yang sebenarnya mau kita ukur. Kualitas perangkat lunak dapat dilihat dari sudut pandang proses pengembangan perangkat lunak (<em>process</em>) dan hasil produk yang dihasilkan (<em>product</em>). Dan penilaian ini tentu berorientasi akhir ke bagaimana suatu perangkat lunak dapat dikembangkan sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna. Hal ini berangkat dari pengertian kualitas (quality) menurut IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology [3] yang dikatakan bahwa:</p>
<blockquote><p>&#8220;The degree to which a system, component, or process meets customer or user needs or expectation.”
</p></blockquote>
<p>Dari sudut pandang produk, pengukuran kualitas perangkat lunak dapat menggunakan standard dari ISO 9126 atau <em>best practice</em> yang dikembangkan para praktisi dan pengembang perangkat lunak. Taksonomi McCall adalah best practice yang cukup terkenal dan diterima banyak pihak, ditulis oleh J.A. McCall  dalam technical report yang dipublikasikan tahun 1977 [1].</p>
<p>Di lain pihak, dari sudut pandang proses, standard ISO 9001 dapat digunakan untuk mengukur kualitas perangkat lunak. Dan diskusi tentang ini berkembang dengan munculnya tema kajian tentang CMM (The Capability Maturity Model) yang dikembangkan di Software Engineering Institute, Carnegie Mellon University serta beberapa kajian lain seperti SPICE (<em>Software Process Improvement and Capability Determination</em>) dan BOOTSTRAP. CMM, SPICE dan BOOTSTRAP mengukur kualitas perangkat lunak dari seberapa matang proses pengembangannya.</p>
<p>Pendekatan engineering menginginkan bahwa kualitas perangkat lunak ini dapat diukur secara kuantitatif, dalam bentuk angka-angka yang mudah dipahami oleh manusia. Untuk itu perlu ditentukan parameter atau atribut pengukuran. Menurut taksonomi McCall [1], atribut tersusun secara hirarkis, dimana level atas (<em>high-level attribute</em>) disebut faktor (<em>factor</em>), dan level bawah (<em>low-level attribute</em>) disebut dengan kriteria (<em>criteria</em>). Faktor menunjukkan atribut kualitas produk dilihat dari sudut pandang pengguna. Sedangkan kriteria adalah parameter kualitas produk dilihat dari sudut pandang perangkat lunaknya sendiri. Faktor dan kriteria ini memiliki hubungan sebab akibat (cause-effect) [4][5].</p>
<p>Berikut adalah Faktor Kualitas (<em>Quality Factor</em> dan <em>Quality Criteria</em>) dari Perangkat Lunak</p>
<ol>
<li><em>Correctness</em>&#8212;&gt; Completeness, Consistency, Traceability</li>
<li><em>Reliability</em> &#8212;&gt; Accuracy, Error Tolerane, Consistency, Simplicity</li>
<li><em>Efficiency</em> &#8212;&gt; Execution Efficiency, STorage Efficiency</li>
<li><em>Integrity </em> &#8212;&gt; Access Control, Access Audit</li>
<li><em>Usability</em> &#8212;&gt; Communicativeness, Operability, Training</li>
<li><em>Maintainability</em> &#8212;&gt; Consistency, Conciseness, Simplicity,                                  Modularity, Self-documentation</li>
<li><em>Testability</em> &#8212;&gt; Simplicity, Modularity, Instrumentation,                                    Self -documentation </li>
<li><em>Flexibility</em> &#8212;&gt; Expandability, Generality, Modularity, Self-doc</li>
<li><em>Portability</em> &#8212;&gt; Software System Independence, Hardware Independent, Self-documentation</li>
<li><em>Reusability</em> &#8212;&gt; Generality, software System Independence                                     Hardware Independence, Modularity </li>
<li><em>Interoperability</em> &#8212;&gt; Communication Commonality, Data Commonalit                                     Modularity.</li>
</ol>
<p>Kualitas software diukur dengan metode penjumlahan dari keseluruhan kriteria dalam suatu faktor sesuai dengan bobot (<em>weight</em>) yang telah ditetapkan [2]. Rumus pengukuran yang digunakan adalah:</p>
<blockquote><p><strong>F1 = w1c1 + w2c2 + … + wncn</strong></p></blockquote>
<p>Dimana:<br />
<strong>F1</strong> adalah nilai total dari faktor a<br />
<strong>wn</strong> adalah bobot untuk kriteria i<br />
<strong>cn </strong>adalah nilai untuk kriteria i</p>
<p>Kemudian tahapan yang harus kita tempuh dalam pengukuran adalah sebagai berikut:<br />
Tahap 1: Tentukan kriteria yang digunakan untuk mengukur suatu faktor<br />
Tahap 2: Tentukan bobot (w) dari setiap kriteria (biasanya 0 &lt;= w &lt;= 1)<br />
Tahap 3: Tentukan skala dari nilai kriteria (misalnya, 0 &lt;= nilai kriteria &lt;= 10)<br />
Tahap 4: Berikan nilai pada tiap kriteria<br />
Tahap 5: Hitung nilai total <strong>dengan rumus Fa = w1c1 + w2c2 + … + wncn</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
REFERENSI<br />
[1] J.A. McCall, P.K. Richards, and G.F. Walters, Factors in Software Quality, Tehnical Report RADC-TR-77-369, US Department of Commerce, 1977.<br />
[2] T.P. Bowen, G.B Wigle, and J.T. Tsai, Specification of Software Quality Attributes: Software Quality Evaluation Guidebook, Technical Report RADC-TR-85-37, Rome Air Development Center, Griffiss Air Force Base, 1985.<br />
[3] IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology, IEEE Std 610.12-1990, Institute of Electrical and Electronics Engineers, New York, 1990.<br />
[4] Hans Van Vliet, Software Engineering &#8211; Principles and Practice, John Wiley &amp; Sons, 2000.<br />
[5] James F. Peters and Witold Pedrycz, Software Engineering: An Engineering Approach, John Wiley &amp; Sons, 2000</p>
Posted in Software Enginering  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=51&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/10/16/software-dan-karakteristiknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Berubah untuk Sukses&#8230;</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/10/13/42/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/10/13/42/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 08:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[hot topik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/2008/10/13/42/</guid>
		<description><![CDATA[Adakah anda yang merasa serba kekurangan? merasa kurang pandai, kurang Gateng/Cantik, kurang rajin, kurang duit, miskin&#8230;? kondisi inilah yang dijadikan alasan orang untuk hidup tidak mau/sukses. Kita merasa apa yang kita peroleh selama ini semuanya diakibatkan dari kondisi kita yang serba kekurangan.
Ok.. walaupun apa yang dipaparkan di atas kadang ada benarnya&#8230; tetapi semoga tidak menjadikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=42&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Adakah anda yang merasa serba kekurangan? merasa kurang pandai, kurang Gateng/Cantik, kurang rajin, kurang duit, miskin&#8230;? kondisi inilah yang dijadikan alasan orang untuk hidup tidak mau/sukses. Kita merasa apa yang kita peroleh selama ini semuanya diakibatkan dari kondisi kita yang serba kekurangan.</p>
<p>Ok.. walaupun apa yang dipaparkan di atas kadang ada benarnya&#8230; tetapi semoga tidak menjadikan alasan yang terus menyeret anda kepada hal-hal yang merugikan diri anda sendiri. Dengan tulisan ini saya ingin mengajak&#8230; bagaimana caranya untuk mau berubah meningkatkan kemampuan kita atau memahami apa sebenarnya Kelebihan kita sehingga kita menjadi pribadi yang sukses.</p>
<p><span id="more-42"></span>Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah :<br />
<strong>Pandailah Bersyukur kepada Allah SWT.</strong><br />
Terima kasih Tuhan…</p>
<ul>
<li>Telah memberiku nafas dan detak jantung yang baik</li>
<li>Telah memberiku kelengkapan anggota tubuh</li>
<li>Telah memberiku rizki berupa udara yang segar,</li>
<li>Telah memberiku mata untuk melihat, hidung untuk mencium aroma, mulut untuk bicara dan telinga untuk mendengarkan hal-hal yang baik</li>
<li>Terima kasih Tuhan yang telah memberkati dan melindungi kami dari segala malapetaka….</li>
</ul>
<p><strong>Hardskill</strong><br />
Hardskill adalah kemampuan seseorang ditinjau dari kemampuan teknikal, misalnya kemampuan finansial, kemampuan mengetik, mengoperasikan alat, merakit atau membuat sesuatu (benda), mengerjakan tugas yang sudah pasti, dsb.</p>
<p><strong>Softskill</strong><br />
Personal and interpersonal behaviors that develop and maximize human performance (e.g. coaching, team building, decision making, initiative). Soft skills do not include technical skills, such as financial, computer or assembly skills (Berthal).</p>
<p>Jika diibaratkan seorang pemain Sepak Bola, kemampuan<br />
Hardskill adalah : Berlari, Menendang Bola, Menyerang, Bertahan.<br />
Softsklill adalah : Teammwork, Inisiatif, Sportif, Jujur, Gigih dan Berani, Kepercayaan tinggi, Berani mengambil keputusan.</p>
<p>Seorang mahasiswa yang lulus sebuah Perguruan Tinggi haruslah memiliki kemampuan:</p>
<ul>
<li>Berpikir Analitis</li>
<li>Menguasaian Ilmu Pengetahuan</li>
<li>Menguasai Teknologi yang berkembang</li>
<li>Mampu bekerja Mandiri</li>
<li>Mampu berkomunikasi secara lisan dan tulisan</li>
<li>Berfikir logis</li>
<li>Mampu Bekerjasama/Kerja Team</li>
</ul>
<p><strong>Kebutuhan dunia usaha/industri dalam merekrut pekerja:</strong></p>
<ol>
<li>Lulus dari PT yang memiliki reputasi baik</li>
<li>Kepribadian matang, dinamis, fleksibel, kreatif, inovatif, agresif, cerdas, jujur</li>
<li>Memiliki motivasi, antusias</li>
<li>Memiliki target, berambisi </li>
<li>Memiliki inisiatif dengan sikap dan integritas pada pekerjaan</li>
<li>Memiliki kemampuan menangani stress, pekerja keras</li>
<li>Bersedia kerja di luar jam kerja, mau ditempatkan dimana saja termasuk di “remote area”</li>
<li>Dapat bekerja mandiri atau dalam tim kerja dengan baik</li>
<li>Memiliki pengalaman kerja (minimal 2 tahun)</li>
<li>Dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terkadang dalam bahasa Mandarin</li>
<li>Terampil dalam berkomunikasi</li>
<li>Terampil dalam bernegosiasi</li>
<li>Terampil mengoperasikan komputer/internet</li>
<li>Memahami dengan baik: hal teknis pada bidangnya, pengetahuan produk, pajak, peraturan perburuahn, peraturan tenaga kerja</li>
<li>Bertanggungjawab, punya komitmen</li>
<li>Memiliki kualitas yang baik dalam kepemimpinan</li>
<li>Bagus dalam interpersonal skills</li>
<li>Memiliki “Great sense of services”</li>
<li>Berpenampilan menarik</li>
</ol>
<p><strong>10 Alasan Lulusan Perguruan Tinggi (PT) diterima bekerja menurut majalah TEMPO :</strong><br />
1. Mau bekerja keras<br />
2. Kepercayaan diri tinggi<br />
3. Mempunyai Visi kedepan<br />
4. Bisa bekerja dalam Tim<br />
5. Memiliki kepercayaan matang<br />
6. Mampu berpikir analitis<br />
7. Mudah beradaptasi<br />
8. Mampu bekerja dalam tekanan<br />
9. Cakap berbahasa Inggris<br />
10. Mampu mengorganisasi pekerjaan</p>
<p>Asal-usul Nasib (Destiny) adalah berawal dari PIKIRAN</p>
<blockquote><p><strong>THOUGHTS becomes WORD<br />
Words becomes ACTION<br />
ACTION Becomes Habbits<br />
Habbits becomes Character<br />
Character becomes Destiny</strong></p></blockquote>
<p><strong>6 Prinsip Dasar Kesuksesan:</strong></p>
<ul>
<blockquote><li>Hidup penuh Integritas</li>
<li>Selalu membangun Strategi untuk menang</li>
<li>Membangun &#8220;Managemen Team&#8221; yang kuat</li>
<li>Selalu jadi Inspirasi</li>
<li>Menciptakan Organisasi yang Flexible</li>
<li>Menginplementasikan System yang Relevan/Sesuai</li>
</blockquote>
</ul>
<p>Hebat sekali jika kita bisa memiliki semua kemampuan softskill yang ada itu yach&#8230; tapi bagaimana caranya, atau bagaimana belajarnya, atau pada siapa belajarnya?</p>
<p>Jawabannya tidak ada yang mengajarkannya, dan kita juga tidak bisa belajar&#8230; TETAPI bisa DITULARKAN&#8230; atau bisa MENULAR&#8230; </p>
<p>AGAR DAPAT TERTULAR HARUS MENDEKATI &#8220;PENGIDAP&#8221; SOFT SKILL dan &#8230;<br />
AGAR DAPAT MENULARKAN, KITA HARUS “MENGIDAP” SOFT SKILLS LEBIH DAHULU</p>
<p>Cara agar dapat &#8220;tertular&#8221; atau &#8220;Menularkan&#8221; bisa lewat :<br />
BAKAT, TURUNAN, ATAU HASIL BELAJAR DAN LATIHAN ?</p>
<p><strong>Apa yang dapat kita lakukan?</strong></p>
<ul>
<li>DISIPLIN DIRI (mulai dari diri sendiripanutan)</li>
<li>YAKIN BAHWA BERSIKAP BAIK ITU PENTING</li>
<li>DASAR SIKAP: TANGGUNGJAWAB, JUJUR DAN MENGHARGAI ORANG LAIN</li>
<li>BUKA PROSES DIALOGIS (karena siapa tahu oranglain, mahasiswa dan kita, dosen berlainan pandangan)</li>
<li>ALAMI BERBAGAI MACAM TEKNIK BELAJAR AGAR MAMPU BELAJAR SEPANJANG HAYAT</li>
</ul>
<p><strong>Mulai dari sekarang hilangkan penyakit-penyakit hati yang akan merugikan diri kita sendiri, hilangkan : </strong><br />
1. Malas<br />
2. Sombong / Takabur<br />
3. Iri dan dengki<br />
4. Anti Kritik<br />
5. Sulit berkomunikasi<br />
6. Tidak percaya Diri<br />
7. Cepat marah<br />
8. Cepat Puas<br />
9. Memperkaya diri sendiri<br />
10. Tidak Percaya pada orang lain<br />
11. Merasa diri paling benar<br />
dll.</p>
<p><strong>INTROSPEKSI DIRI!</strong><br />
Karena kita hidup hanya sesaat didunia ini (We live in this world only for a tiny fraction for time)&#8230; maka dari itu&#8230; Manfaatkanlah waktu yang sebentar ini&#8230; untuk meaih KESUKSESAN !</p>
<p>Bagaimana supaya HIDUP KITA SUKSES LAHIR BATIN?<br />
1. Belajar &#8230;<br />
2. Mau Berubah ..( Change, we belive in&#8230;)</p>
Posted in hot topik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=42&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/10/13/42/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Supaya Pinter&#8230; menulis lah!</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/09/27/supaya-pinter-menulis-lah/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/09/27/supaya-pinter-menulis-lah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 15:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[hot topik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Waktu di Sekolah Dasar, kita sering disuruh mengarang kalau habis libur panjang&#8230; atau ada juga yang disuruh bercerita di depan kelas sehabis libur panjang sekolah&#8230; Saya paling inget waktu itu, karena saya ga pernah kemana-mana kalau libur panjang, jadinya bingung harus bercerita apa&#8230; sampai akhirnya yach&#8230; walau rumah nenek dekat (paling 100 m dari rumah), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=40&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Waktu di Sekolah Dasar, kita sering disuruh mengarang kalau habis libur panjang&#8230; atau ada juga yang disuruh bercerita di depan kelas sehabis libur panjang sekolah&#8230; Saya paling inget waktu itu, karena saya ga pernah kemana-mana kalau libur panjang, jadinya bingung harus bercerita apa&#8230; sampai akhirnya yach&#8230; walau rumah nenek dekat (paling 100 m dari rumah), saya bercerita aja main ke rumah nenek, membantu nenek dlsb&#8230;<br />
Yach&#8230; setelah tamat SD, dan bahkan SMP saya belum tahu makna guru saya harus membuat cerita tentang liburan saya itu. </p>
Posted in hot topik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=40&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/09/27/supaya-pinter-menulis-lah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Instalasi Komputer</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/09/16/instalasi-komputer/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/09/16/instalasi-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 08:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[PIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Mata Kuliah Instlalasi Komputer
Jurusan Teknik Komputer
Tkt I/1
Bobot 2 SKS
Materi Pokok
1. Pengenalan Hardware dan Software
2. Praktek Setting BIOS
3. Instalasi OS Windows
4. Control Panel, Device Manager pada OS Windows
5. Install Other device (Printer, Scanner, Projector, LAN Card)
6. Koneksi JAringan sederhana di **legal copy** of windows
7. Install OS Linux
8. Update Software Aplikasi di Linux
9. Setting Printer, Scanner, Projector [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=38&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mata Kuliah Instlalasi Komputer<br />
Jurusan Teknik Komputer<br />
Tkt I/1<br />
Bobot 2 SKS</p>
<p>Materi Pokok<br />
<span id="more-38"></span>1. Pengenalan Hardware dan Software<br />
2. Praktek Setting BIOS<br />
3. Instalasi OS Windows<br />
4. Control Panel, Device Manager pada OS Windows<br />
5. Install Other device (Printer, Scanner, Projector, LAN Card)<br />
6. Koneksi JAringan sederhana di **legal copy** of windows<br />
7. Install OS Linux<br />
8. Update Software Aplikasi di Linux<br />
9. Setting Printer, Scanner, Projector pada Linux</p>
<p>Tugas<br />
1. Buat Blog dan Posting Makalah tentang Hak Cipta Hardware dan Software<br />
2. Perbedaan detil dari OS WIndows dan OS Linux<br />
3. Posting Makalah tentang Perbedaan Detile Windows dan Linux.</p>
<p>Catatan:<br />
Kirimkan Alamat Blog anda ke email : tatang.always@gmail.com</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/santang.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/santang.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=38&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/09/16/instalasi-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Operasi</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2008/08/04/sistem-operasi/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2008/08/04/sistem-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 11:51:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Rangkuman Sistem Operasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[SISTEM OPERASI
Pokok Bahasan/materi :
1. Pengenalan Sistem Operasi
2. Struktur Sistem Operasi
3. Manajemen Proses
4. Penjadwalan CPU
5. Sinkronisasi Proses
6. Deadlock
7. Manajemen Memori
8. Virtual Memory
9. System File
10. Implementasi Sistem File
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
1. Pengertia Sistem Operasi
Tujuan,
Membekali kemampuan diri sehingga yang bersangkutan dapat melakukan evaluasi performasi (unjuk kerja) dan mendaya gunakan sistem komputer secara efisien.
Alasan untuk mempelajari Sistem Operasi  adalah :
a.Hardware Komputer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=25&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>SISTEM OPERASI</strong></p>
<p><strong>Pokok Bahasan/materi :</strong><br />
<em>1. Pengenalan Sistem Operasi<br />
2. Struktur Sistem Operasi<br />
3. Manajemen Proses<br />
4. Penjadwalan CPU<br />
5. Sinkronisasi Proses<br />
6. Deadlock<br />
7. Manajemen Memori<br />
8. Virtual Memory<br />
9. System File<br />
10. Implementasi Sistem File</em><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>1. Pengertia Sistem Operasi</strong></p>
<p>Tujuan,<br />
Membekali kemampuan diri sehingga yang bersangkutan dapat melakukan evaluasi performasi (unjuk kerja) dan mendaya gunakan sistem komputer secara efisien.</p>
<p>Alasan untuk mempelajari Sistem Operasi  adalah :<br />
<span id="more-25"></span>a.Hardware Komputer modern sangat canggih dan uptudate  dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan.<br />
b.Tetapi hardware sulit untuk berhubungan langsung dengan dunia nyata<br />
c.Perlu Operating System sebagai interface agar Hardware dapat dioperasikan secara efisien oleh manusia</p>
<p>Ruang Lingkup Bahasan Kuliah :</p>
<p>a. Pengertian dan Konsep Dasar<br />
b. Processsor Management Function<br />
c. Memory Management Function<br />
d. Device management Function<br />
e. Information System Management Function</p>
<p>PENGERTIAN DASAR</p>
<p>Tujuan Memahami/Mempelajari Sistem Operasi<br />
a.Setiap pemakai harus berhubungan dengan Sistem Operasi untuk dapat memanfaatkan komputer<br />
b.Untuk dapat memilih Sistem Operasi yang sesuai untuk suatu instalasi.<br />
c.Banyak konsep &amp; teknik yang terdapat pada Sistem Operasi yang berlaku umum yang dapat digunakan pada program aplikasi-aplikasi<br />
d.Untuk dapat merancang Sistem Operasi baru, atau memodifikasi Sistem Operasi yang telah ada</p>
<p>Sistem Operasi komputer,<br />
adalah Suatu modul program pada sistem komputer yang mangatur sumber daya pada komputer.</p>
<p>Peranan Sistem Operasi pada Sistem Komputer<br />
   Extended Machine/ Virtual Machine<br />
Menyederhanakan/mempermudah pemakaian perangkat keras yaitu tanpa memberikan perintah low level untuk mengaktifkan perangkat keras, tetapi cukup dengan memberikan perintah sederhana yang dimengerti sesuai dengan yang diinginkan.<br />
Contoh :<br />
Pembacaan data/file pada disk kita tidak memberikan perintah mengaktifkan drave terlebih dahulu, kemudian cari data/file pada sektor tertentu, dsb. yang tentunya sangat rumit.</p>
<p>   Resource Manager<br />
Memberikan kemampuan untuk mengatur (manajemen) perangkat keras (hardware) seluruh sistem yang sangat kompleks. Seperti pengaturan pemakai prosesor, memori, timer, disk, printer, dsb.</p>
<p>Aktifitas / Kegiatan Sistem Operasi<br />
1. Proses<br />
2. Files<br />
3. Shell        </p>
<p> Proses,<br />
    Merupakan kunci utama dari semua kegiatan sistem komputer. Pada dasarnya proses adalah pengeksekusian suatu progrm yang terdiri dari program executable, program data dan stack, program counter, stack pointer, register-register serta seluruh informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan program tersebut.</p>
<p> Files,<br />
    Kemampuan untuk menangani dan pengelolaan file (data, program, dsb). untuk membuat, memindahkan, membaca dan menulis file. Pengelolaan file didalam suatu direktori yang dapat dikelompokkan sesuai dengan fungsinya (dispesifikasi kan). Sehingga adanya proses hirarki dalam penyimpanan file, disebut juga dengan system call</p>
<p> Shell,<br />
    Merupakan suatu interface yang digunakan user untuk berkomuni kasi langsung dengan komputer, yang biasanya dinamakan sebagai command interpreter.</p>
<p> SYSTEM CALLS,<br />
Kemampuan suatu sistem operasi untuk menangani suatu proses baik itu untuk menjalankan program induk (parent) maupun program anak (child) dsb, disebut dengan System Calls For Proces Management.</p>
<p> System Calls For Signaling,<br />
    Pemanggilan sinyal interupsi yang digunakan untuk menghentikan suatu proses jika terdapat kesalahan atau jika ada proses lainnya yang perlu didahulukan.</p>
<p> System Calls for File Management,<br />
    Sistem untuk manajemen file baik untuk membuat, membaca, membatasi pemakai memanipulasi file, dsb.</p>
<p> System Calls for Directory Manajemen,<br />
    Sistem untuk mengatur suatu direktori yang berisikan file-file yang biasanya sudah dispesifikasikan tujuannya, seperti untuk user tertentu, dan untuk pemakaian secara bersama, sehingga tidak perlu banyak mengatur file-file tersebut tetapi cukup dengan mengatur direktorinya saja.</p>
<p> System Call for Protection,<br />
    Sistem untuk menjaga keamanan pada suatu file/direktori sehingga hanya user tertentu yang dapat menggunakannya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Untuk memahami peranan sistem operasi pada sistem komputer, mari kita lihat sistem komputer tersebut dari tingkatan konsep, hal ini dikemukan oleh George W. Gorsline</p>
<p> Tingkatan Konsep dari Sistem Komputer<br />
 Diagram Blok (tertinggi)<br />
 Arsitektur<br />
 Tranfer Register<br />
 Rangkaian Saklar<br />
 Elektronika (terendah)</p>
<p>Fungsi Dari Sistem Operasi<br />
a.Mencegah Konflik<br />
b.Optimasi penampilan<br />
c.Menyederhanakan penggunaan<br />
d.Interface antar program User dan Device</p>
<p>Tugas Sistem Operasi<br />
a.Sebagai Kontrol<br />
b.Sebagai Monitor<br />
c.Sebagai Executive<br />
d.Sebagai Supervisor<br />
e.Sebagai Operating System</p>
<p>Hubungan Antara User OS dan Hardware, sbb :<br />
Sistem komputer terkomposisi dari banyak unit, hanya sebagian kecil yang “in action” dalam menjalankan tugas tertentu pada suatu waktu. Maka disini kita perlukan “super controller” yang bisa memastikan bahwa sebagian besar fasilitas digunakan untuk mendapatkan keuntungan optimum. Pekerjaan tersebut hanya bisa dilakukan oelh beberapa bentuk program yang disimpan “secara internal” yang dikenal dengan “Operating System”</p>
<p>Jadi “Sistem Operasi” merupakan suatu program yang mengambil alih pengoperasian sistem komputer dengan memungkinkan sejumlah program dijalankan pada komputer tanpa intervensi operator manusia.</p>
<p>Peranan sistem pengoperasian merupakan salah satu menajemen sumber daya. Sumber daya utama yang dikelolah oleh sistem operarasi adalah </p>
<p>Sumberdaya Perangkat Keras<br />
 Prosesor<br />
 Memori<br />
 Perangkat I/O</p>
<p> Sumberdaya Perangkat Lunak<br />
 Data<br />
 Program</p>
<p>Pembagian Dari Sistem Operasi<br />
1.Sistem Pengoperasian dan Program Kontrol<br />
2.Sistem Translator<br />
3.Sistem Utilitas atau program layanan/utiliti</p>
<p>Sistem Pengoperasian dikembangkan untuk:</p>
<ol>
<li>a. Waktu set-up, waktu yang diperlukan untuk menempatkan setiap pekerjaan pada mesin dan waktu selama komputer dalam keadaan idle</li>
<li>b. Intervensi manusia, diperlukan untuk menyelidiki kondisi kesalahan dan untuk menginisiasi tindakan korektif.</li>
<li>c. Keseimbangan antara prosesor dan periperal</li>
</ol>
<li></li>
<p>TUGAS I<br />
 1. Sebutkan tiga tujuan utama dari sistem operasi!<br />
 2. Sebutkan keuntungan dari multiprogramming!<br />
 3. Sebutkan perbedaan utama dari sistem operasi antara komputer mainframe dan PC?<br />
 4. Sebutkan lima kegiatan utama dari sistem operasi yang berhubungan dengan managemen proses!<br />
 5. Sebutkan tiga kegiatan utama dari sistem operasi yang berhubungan dengan managemen memori!<br />
 6. Sebutkan tiga kegiatan utama dari sistem operasi yang berhubungan dengan managemen<br />
    secondary-storage!<br />
 7. Sebutkan lima kegiatan utama dari sistem operasi yang berhubungan dengan managemen berkas!<br />
 8. Apa yang dimaksud multiprocessing, multithreading, dan multiprogramming?</p>
<p>Soal dikerjakan dan dikumpulkan paling lambat tanggal 7 Agustus 2008 jam 24.00 WIB</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/santang.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/santang.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=25&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2008/08/04/sistem-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemrg Terstruktur</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2007/01/18/pemrg-terstruktur/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2007/01/18/pemrg-terstruktur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2007 12:08:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/2007/01/18/pemrg-terstruktur/</guid>
		<description><![CDATA[Struktur Perulangan WHILE-DO
Bentuk Umum:
WHILE kondisi DO
		Pernyataan
		atau
WHILE kondisi DO
		Begin
    Pernyataan1
    Pernyataan2
Statemen WHILE-DO digunakan untuk melakukan proses perulangan suatu statement atau blok statmen terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada WHILE masih bernilai benar.
Contoh: 
var
     I   : integer;
begin
     I  := 0;
 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=15&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Struktur Perulangan WHILE-DO</p>
<p>Bentuk Umum:</p>
<p>WHILE kondisi DO<br />
		Pernyataan</p>
<p>		atau</p>
<p>WHILE kondisi DO<br />
		Begin<br />
    Pernyataan1<br />
    Pernyataan2</p>
<p>Statemen WHILE-DO digunakan untuk melakukan proses perulangan suatu statement atau blok statmen terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada WHILE masih bernilai benar.</p>
<p>Contoh: </p>
<p>var<br />
     I   : integer;<br />
begin<br />
     I  := 0;<br />
     While I </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/santang.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/santang.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=15&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2007/01/18/pemrg-terstruktur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hardware komputer</title>
		<link>http://santang.wordpress.com/2007/01/16/hardware-komputer/</link>
		<comments>http://santang.wordpress.com/2007/01/16/hardware-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2007 06:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santang</dc:creator>
				<category><![CDATA[PIK]]></category>
		<category><![CDATA[Materi Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santang.wordpress.com/2007/01/16/hardware-komputer/</guid>
		<description><![CDATA[Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan perangkat lunak yang menyediakan instruksi buat perangkat keras untuk menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan lunak sedikit buram; firmware adalah perangkat lunak yang &#8220;dibuat&#8221; ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari programer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=14&subd=santang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan perangkat lunak yang menyediakan instruksi buat perangkat keras untuk menyelesaikan tugasnya.</p>
<p>Batasan antara perangkat keras dan lunak sedikit buram; firmware adalah perangkat lunak yang &#8220;dibuat&#8221; ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari programer komputer dan teknik komputer, dan pengguna tidak perlu memperhatikan bagian ini.</p>
<p>Komputer umumnya <span id="more-14"></span>(komputer pribadi, PC) terdiri dari desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:</p>
<p>Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.<br />
RAM &#8211; tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC<br />
Buses:<br />
Bus PCI<br />
Bus ISA<br />
USB<br />
AGP<br />
Power supply &#8211; sebuah kotak yang merupakan tempat transformer, kontrol voltase dan kipas<br />
Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan<br />
Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display<br />
Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner<br />
Beberapa jenis penyimpanan komputer:<br />
CD &#8211; tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak.<br />
CD-ROM<br />
CD-RW<br />
CD-R<br />
DVD<br />
DVD-ROM<br />
DVD-RW<br />
DVD-R<br />
Floppy disk<br />
Penyimpanan dalam &#8211; menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.<br />
Hard disk &#8211; untuk penyimpanan data jangka panjang<br />
Disk array controller<br />
Kartu suara &#8211; menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker.<br />
Jaringan komputer &#8211; untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya.<br />
Modem &#8211; untuk koneksi tekan-tombol.<br />
Kartu network &#8211; untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain.<br />
Alat lainnya.<br />
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.</p>
<p>Input<br />
Keyboard<br />
Alat penunjuk<br />
Mouse<br />
Trackball<br />
Joystick<br />
Gamepad<br />
Scanner gambar<br />
Webcam<br />
Output<br />
Printer<br />
Speaker<br />
Monitor<br />
Jaringan/Networking<br />
Modem<br />
kartu network </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/santang.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/santang.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santang.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santang.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santang.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santang.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santang.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santang.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santang.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santang.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santang.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santang.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santang.wordpress.com&blog=621340&post=14&subd=santang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santang.wordpress.com/2007/01/16/hardware-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">santang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>